Program dan Kegiatan

POKOK – POKOK PROGRAM

A.   Organisasi dan Tata Kerja

  1. Mengembangkan organisasi KORPRI dengan paradigma dan struktur organisasi yang baru (sesuai dengan hasil Munas) disemua tingkat kepengurusan.
  2. Membangun kesekretariatan tetap KORPRI dengan paradigma dan struktur organisasi yang baru (sesuai dengan hasil Munas) disemua tingkat kepengurusan.
  3. Mengembangkan dan mengefektifkan komunikasi, koordinasi dan hubungan kerja antar pengurus KORPRI di semua tingkatan dengan membangun system jaringan internet, membangun website dan penerbitan (tabloid, koran, majalah) secara berkala.
  4. Membangun kerjasama dengan organisasi sejenis (public service) baik di tingkat nasional, regional maupun internasional.
  5. Pengembangan keangotaan KORPRI dijajaran BUMN, BUMD, BLU, BHMN, BHUP, LPP dan lembaga-lembaga lainnya.
  6. Pengembangan organisasi-organisasi otonom dibawah KORPRI yang berfungsi KORPRI sebagai unit-unit pelaksana kegiatan antara lain BAPOR KORPRI, LKBH KORPRI, koperasi KORPRI, Yayasan Pendidikan KORPRI dan lain-lain.

B.   Pembinaan Jiwa Korps (Korsa)

  1. Meningkatkan rasa solidaritas sesama anggota KORPRI untuk mewujudkan soliditas organisasi (melalui bhakti sosial, mempererat kunjungan antar daerah/kepengurusan, olah raga, seni dll)
  2. Mengusulkan pakaian seragam dinas harian PNS (Uniform/PDH) dengan atribut lengkap.
  3. Mengembangkan system pengawasan instansi pemerintah (SPIP) dalam rangka peningkatan disiplin anggota KORPRI.
  4. Menetapkan system tata upacara yang baku bagi anggota KORPRI pada upacara rutin tanggal 17 setiap blan dan upacara hari-hari besar nasional.
  5. Melaksanakan tata upacara persemayaman dan upacara pemakaman sebagai penghormatan kepada naggota KORPRI yang meninggal dunia, baik dimasa dinas maupun purna dinas di seluruh tingkat kepengurusan KORPRI.
  6. Mendorong upaya pembinaan karier pegawai berdasarkan menit system dan prestasi kerja dengan meminimalisir dan intervensi politik.
  7. Nasionalisme bagi setiap anggota KORPRI guna memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
  8. Menyelenggarakan kegiatan Pekan Olah Raga Daerah KORPRI minimal 1 (satu) kali dalam periode kepengurusan DP KORPRI Provinsi Kaltim.
  9. Meningkatkan pembinaan keagamaan secara rutin bagi anggota KORPRI.

C.   Usaha dan Kesejahteraan.

  1. Membangun usaha koperasi disemua tingkat kepengurusan yang mempunyai jejaring pengembangan usaha, pemasaran, distribusi barang dan jasa untuk meningkatkan hasil usaha demi kesejahteraan anggota.
  2. Mengupayakan peningkatan penerimaan uang tabungan pensiun bagi anggota KORPRI dengan mendesak pemerintah sebagai pemberi kerja wajib membayar iuran melalui Tabungan Pensiun (TASPEN).
  3. Mengupayakan peningkatan pelayanan kesehatan melalui Asuransi Kesehatan (ASKES) bagi anggota KORPRI dan Keluarganya.
  4. Mendorong dibangunnya perumahan perumahan untuk anggota KORPRI diberbagai daerah yang berkerjasama dengan Menteri Negara Perumahan Rakyat, BAPERTARUM, Departemen Pekerjaan Umum, Badan Pertanahan Nasional dan Pemerintah Daerah (untuk mewujudkan program pembangunan satu juta rumah bagi anggota KORPRI)
  5. Mendorong untuk membangun Rumah Sakit KORPRI di berbagai daerah.
  6. Mendorong berdirinya usaha usaha yang sah dan tidak bertentangan dengan perundang-undangan yang sahamnya dimiliki oleh anggota KORPRI.
  7. Mengupayakan Batas Usia Pensiun menjadi 58 tahun.
  8. Mengupayakan bagi anggota KORPRI yang beragama islam untuk dapat menunaikan ibadah haji dan umroh dengan melalui tabungan haji sedangkan bagi yang beragama lain diberikan kesempatan untuk melaksanakan ziarah keagamaan sesuai dengan keyakinannya.
  9. Mendorong dibangunnya lembaga-lembaga pendidikan formal dan informal yang dikelola oleh Yayasan KORPRI di semua tingkat kepengurusan .
  10. Mengintegrasikan KTA KORPRI kedalam KPE bagi anggota biasa menjadi kartu multiguna (sebagai ATM. kartu polis asuransi) berkerjasama dengan BKN, perbankan, asuransi dan instansi terkait lainnya sedangkan anggota KORPRI luar biasa tetap memegang KTA KORPRI multiguna.

D.   Pengayoman dan Perlindungan Hukum

  1. Mengupayakan pendirian lembaga konsultasi dan bantuan hukum (LKBH) KORPRI di seluruh tingkat kepengurusan.
  2. Menyelenggarakan pendidikan khusus profesi advokat (PKPA) bagi anggota KORPRI berkerjasama dengan PERADI.
  3. Melakukan sosialisasi peraturan perundang-undangan untuk menumbuhkan dan membangun kesadaran hukum bagi anggota KORPRI.
  4. Memberikan pendampingan, bantuan hukum dan adokasi bagi anggota  KORPRI yang menghadapi masalah hukum.

E.   Profesional, disiplin dan penghargaan

  1. Membangun system pembinaan pendidikan dan pelatihan dalam rangka mewujudkan birokrat profesional karier.
  2. Mengupayakan diadopsinya materi-materi KORPRI dalam kurikulum dan sillaby pada pendidikan dan pelatihan prajabatan dan penjenjangan.
  3. Mengembangkan suatu system pemberian penghargaan terhadap personel anggota KORPRI maupun intitusi (KORPRI AWARD)
  4. Meningkatkan profesionalisme dan kompetensi anggota KORPRI dengan membangun kerjasama dan jenjang melalui lembaga-lembaga pendidikan.

F.   Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

  1. Mendorong terwujudnya reformasi birokrasi di tingkat pusat dan daerah.
  2. Melaksanakan progran kegiatan berdasarkan perencanaan dan melakukan pelaporan secara berkala serta evaluasi yang menyeluruh (komprehensif) guna meningkatkan transparansi.
  3. Mendorong terciptanya situasi dan lingkungan kerja yang kondusif.
  4. Mendorong dilaksanakannya system remunirasi secara menyeluruh di instansi-instansi pemerintah dari tingkat pusat sampai tingkat daerah (tidak parsial) mengisi.